Dua pria di Makassar mencuri motor dan laptop di delapan rumah serta indekos, hasil curian digunakan untuk membeli sabu.
Aksi kriminal kembali meresahkan warga Kota Makassar. Dua pria nekat melakukan pencurian motor dan laptop di delapan rumah serta indekos yang tersebar di sejumlah wilayah. Ironisnya, hasil kejahatan tersebut digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.
Perbuatan kedua pelaku tidak hanya merugikan korban secara materi, tetapi juga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Mereka menyasar rumah dan indekos yang dinilai lengah, terutama pada malam hingga dini hari saat penghuni terlelap tidur.
Dapatkan rangkuman berita dan info terpercaya yang bisa menambah wawasan Anda, eksklusif di Operasi Gelap.
Aksi Pencurian Terorganisir di Makassar
Dua pelaku menjalankan aksinya dengan pola yang hampir sama di setiap lokasi. Mereka mengamati situasi sekitar terlebih dahulu sebelum memastikan rumah atau indekos dalam kondisi sepi dan minim pengawasan. Setelah itu, pelaku dengan cepat mengambil barang berharga milik korban.
Motor dan laptop menjadi target utama karena mudah dijual kembali. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil menggasak sejumlah kendaraan roda dua dan perangkat elektronik dari delapan lokasi berbeda di Makassar. Aksi ini dilakukan secara berulang dalam kurun waktu tertentu.
Warga baru menyadari kejadian tersebut saat hendak beraktivitas di pagi hari. Beberapa korban mengaku kaget mendapati motor hilang dari halaman rumah, sementara penghuni indekos mendapati laptop mereka raib tanpa jejak.
Sasar Rumah dan Indekos yang Lengah
Pelaku diketahui menyasar rumah warga dan indekos yang sistem keamanannya lemah. Pintu tidak terkunci dengan baik, pagar terbuka, serta lingkungan yang minim penerangan menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pelaku.
Indekos menjadi sasaran empuk karena penghuninya sering berganti dan kurang saling mengenal. Pelaku memanfaatkan kondisi tersebut untuk bergerak cepat tanpa menimbulkan kecurigaan dari warga sekitar.
Aksi pencurian ini tidak hanya terjadi di satu kecamatan, tetapi berpindah-pindah lokasi. Hal tersebut membuat warga sempat resah karena pelaku terkesan bebas beraksi tanpa terdeteksi dalam waktu cukup lama.
Baca Juga: Skandal Haji: Petinggi Maktour Travel Disangka Otaki Penghilangan Dokumen Oleh KPK
Hasil Curian Untuk Beli Sabu
Fakta mengejutkan terungkap setelah polisi berhasil mengamankan kedua pelaku. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa barang hasil curian dijual untuk memenuhi kebutuhan membeli sabu.
Pelaku mengaku sudah kecanduan narkotika dan nekat mencuri demi mendapatkan uang dengan cepat. Setiap hasil penjualan motor maupun laptop langsung digunakan untuk membeli sabu tanpa memikirkan dampak hukum.
Pihak kepolisian menilai kasus ini sebagai contoh nyata bagaimana narkoba dapat mendorong seseorang melakukan kejahatan berulang. Ketergantungan membuat pelaku kehilangan kendali dan mengabaikan risiko pidana yang mengancam.
Penangkapan dan Barang Bukti
Setelah menerima sejumlah laporan dari korban, polisi melakukan penyelidikan intensif. Dari hasil pengumpulan informasi dan rekaman di sekitar lokasi kejadian, identitas pelaku akhirnya terungkap.
Kedua pria tersebut ditangkap tanpa perlawanan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa motor, laptop, serta sisa narkotika yang diduga kuat berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.
Penangkapan ini disambut lega oleh warga yang selama ini merasa waswas. Polisi memastikan akan mengembangkan kasus ini untuk menelusuri kemungkinan adanya penadah atau jaringan lain yang terlibat.
Ancaman Hukuman Menanti Pelaku
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman penjara pun tidak ringan, mengingat aksi mereka dilakukan berulang kali dan merugikan banyak korban.
Selain kasus pencurian, pelaku juga terancam dijerat dengan undang-undang narkotika. Kepemilikan dan penggunaan sabu menjadi faktor pemberat dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Peran aktif warga dinilai sangat penting dalam mencegah kejahatan serupa terulang kembali.
Jangan ketinggalan berita terkini seputar Operasi Gelap beserta informasi menarik yang memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari iNewsPortal
- Gambar Kedua dari VIVA Sulawesi
