Kematian misterius seorang diplomat memicu geger, sang istri mendesak Presiden Prabowo segera mengungkap fakta tersembunyi.
Kasus kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan yang mengenaskan memicu desakan sang istri, Meta Ayu Puspitantri, agar Presiden Prabowo membentuk tim investigasi independen untuk mengungkap fakta sebenarnya. Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Operasi Gelap.
Desakan Pembentukan Tim Investigasi Independen
Meta Ayu Puspitantri, istri almarhum Arya Daru Pangayunan, tegas meminta Presiden Prabowo Subianto membentuk tim investigasi independen. Permintaan ini karena kematian suaminya tidak wajar, dengan wajah dan kepala terlilit lakban di kamar kosnya di Menteng, Jakarta Pusat. Pita berharap tim independen mengungkap kebenaran insiden tragis itu secara objektif.
“Kami meminta pembentukan tim investigasi independen di bawah presiden,” ujar Pita saat diwawancarai Sindonews. Desakan ini menunjukkan ketidakpuasan keluarga terhadap proses pengusutan yang telah berjalan. Pembentukan tim independen diharapkan dapat membawa transparansi dan keadilan bagi almarhum dan keluarganya.
Langkah ini diambil sebagai upaya terakhir keluarga untuk mendapatkan jawaban yang jelas mengenai kematian Arya Daru. Keterlibatan langsung Presiden diharapkan dapat mempercepat pengungkapan fakta. Keluarga menginginkan semua aspek dari kasus ini diselidiki secara menyeluruh tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Tuntutan Transparansi Dari Pihak Keluarga
Selain meminta tim investigasi independen, Pita juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus kematian Arya Daru secara transparan. Keluarga menginginkan agar semua fakta dibuka tanpa ada yang disembunyikan lagi. “Seharusnya ada apa, kami minta dari keluarga transparansi mau dibuka, buka saja,” ucap Pita.
Pita bahkan menegaskan kesiapannya untuk menerima segala fakta yang diungkapkan oleh pihak kepolisian, seberat apa pun itu. “Ibaratnya kalau mau bicara aib, Mas Daru sudah tidak ada, kami hanya mengupayakan, memperjuangkan keadilan,” tambahnya. Ini menunjukkan tekad kuat keluarga untuk mencari kebenaran, bahkan jika itu menyakitkan.
Keluarga sangat prihatin karena setelah beberapa bulan, polisi masih menganggap beberapa informasi sebagai “aib” dan memberikan tekanan kepada Pita serta ayah mertuanya. “Kami nggak apa-apa, silakan dibuka sejelas-jelasnya, dibuka setransparannya,” tegas Pita, mengindikasikan bahwa keluarga siap menghadapi apapun demi kejelasan.
Baca Juga: Buronan Korupsi BRI Probolinggo Tertangkap di Kendari Setelah Menyamar Jadi Pegawai Bank!
Fakta Mengejutkan Dan Barang Bukti Kunci
Pita mengungkapkan dirinya tidak kaget dengan pernyataan polisi soal 24 kali check-in Arya Daru bersama Vara di sebuah hotel Jakarta. Informasi ini sudah diketahui keluarga sejak 28 Juli melalui Zoom dengan polisi. ‘Seharusnya keluarga sudah tahu sejak 28 Juli via Zoom disampaikan polisi, jadi ini bukan hal baru,’ katanya.
Selain bukti check-in hotel, Pita juga menyoroti adanya informasi lain yang krusial dalam penyelidikan. Informasi tersebut meliputi zat-zat yang ditemukan dalam tubuh suaminya, posisi penemuan jenazah, serta barang-barang bukti yang ada di lokasi kejadian. Ini menunjukkan bahwa keluarga memiliki pemahaman mendalam tentang detail kasus.
Pita juga menyoroti adanya pergeseran rekaman CCTV yang mungkin dapat memberikan petunjuk penting. “Kemudian ada informasi-informasi lain terkait zat yang ada di tubuh suami saya, posisi dan barang-barang bukti, kemudian pergeseran CCTV, hal-hal seperti itu,” ungkapnya. Semua detail ini menjadi kunci dalam mengungkap misteri kematian Arya Daru.
Hubungan Almarhum Dengan Vara Dan Desakan Keadilan
Mengenai Vara, wanita yang disebut bersama Arya Daru, Pita mengaku mengenal Vara sebagai rekan kerja suaminya di Kemlu. Meski tidak kenal pribadi, Arya Daru beberapa kali bercerita tentang pekerjaannya, kemungkinan termasuk Vara. ‘Kalau kenal pribadi tidak, tapi Mas Daru beberapa kali bercerita tentang pekerjaannya,’ kata Pita.
Keluarga Arya Daru terus berjuang untuk keadilan dan kebenaran. Mereka berharap dengan adanya tim investigasi independen, semua spekulasi dan pertanyaan yang belum terjawab dapat terungkap. Kasus ini telah menjadi perhatian publik dan menimbulkan banyak tanda tanya, sehingga pengungkapan secara menyeluruh sangat diharapkan.
Pita dan keluarganya tidak akan menyerah dalam mencari kebenaran di balik kematian tragis Arya Daru. Desakan kepada Presiden Prabowo Subianto adalah bukti dari keseriusan dan harapan besar mereka. Keadilan untuk Arya Daru menjadi prioritas utama bagi seluruh keluarga.
Jangan lewatkan update berita seputaran Operasi Gelap serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari news.okezone.com
- Gambar Kedua dari sinpo.id